Ini 9 Hal yang Perlu Kita Siapkan Menjelang Romadhon, Agar Romadhon-mu semakin Berkah !

╔═════ ???????? ═════╗
Ini 9 Hal yang Perlu Kita Siapkan Menjelang Romadhon, Agar Romadhon-mu semakin Berkah !
╚═════ ???????? ═════╝

????‍♀Oleh Gus Ahmad Rifai

1️⃣ Hati Senang
Yang paling penting, tentu urusan hati. Menjelang masuknya Bulan Romadhon, siapkan hati kita dengan kebahagiaan dalam menyambut keagungan Bulan Romadhon

وَمَن يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى الْقُلُوبِ
Barangsiapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah, sesungguhnya hal tersebut termasuk dari ketaqwaan hati. (QS. Al Hajj : 32)

قُلْ بِفَضْلِ اللّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُواْ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
Katakanlah, “dengan karunia dan rahmat Allah, hendaknya dengan itu semua mereka bergembira. Hal tersebut lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan (berupa harta duniawi). (QS. Yunus : 58)

2️⃣ Penentuan 1 Romadhon dengan Mengikuti Itsbat dari Pemerintah

Pemerintah memiliki kewenangan dan hak untuk melakukan itsbat (penetapan) 1 Romadhon. Terlebih lagi, alhamdulillâh Kementerian Agama RI dan mayoritas Kementerian Agama di berbagai negeri muslim telah istiqomah untuk sesuai dengan syariat dalam standarisasi penentuan 1 Romadhon yaitu dengan prinsip Imkânur Ru’yah dengan metode komparasi hisah dan ru’yatul hilâl.

3️⃣ Jadwal Imsakiyah
Romadhon adalah Bulan Ibadah. Dalam Ibadah, tentunya ada rukun dan syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah memperhatikan waktu puasa. Puasa diawali dari masuknya waktu subuh dan berakhir saat masuknya waktu maghrib.

Telah menjadi kebiasaan di masyarakat, bahwa jadwal menjadi salahsatu pedoman dalam menentukan waktu sholat dan waktu puasa. Untuk itu, perlu menyiapkan Jadwal Imsakiyah.

Kami sangat menyarankan untuk menyiapkan jadwal imsakiyah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama.

4️⃣ Cari Jadwal Imsakiyah sesuai Kab/Kota Masing-Masing
Hati-hati dengan istilah “Saatnya Adzan Maghrib untuk Daerah Solo dan Sekitarnya”

Frasa “Solo dan sekitarnya” mengandung makna bahwa jadwal tersebut berlaku untuk Kota Solo (Surakarta), Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Boyolali, dan Klatan.

Padahal kita sama-sama tau bahwa jadwal sholat antara masing-masing Kabupaten/Kota diatas adalah berbeda. Untuk itu, masyarakat harus menggunakan jadwal imsakiyah sesuai kab/kota domisilinya masing-masing.

5️⃣ Perhatikan Jam
Setelah jadwal imsakiyah sesuai domisili masing-masing telah kita dapatkan, hal berikutnya adalah sesuaikan jam yang ada di masjid dan rumah kita masing-masing sesuai dengan standar jam.

Cara paling mudah dapat kita cek di google dengan keyword “jam saat ini”.

6️⃣ Tunjuk Muadzin yang Amanah
Sebenarnya, standar startnya puasa adalah masuk waktu subuh, bukan adzan subuh. Adapun standar selesainya puasa adalah masuk waktu maghrib, bukan adzan maghrib.

Artinya, meskipun satu wilayah ternyata belum ada yang adzan maghrib, tetapi jadwal dan jam yang sebenarnya telah menunjukkan masuk waktu maghrib, maka kita boleh berbuka.

Sebaliknya, meskipun dalam suatu wilayah sudah ada yang adzan, tetapi ternyata jadwal dan jam yang sebenarnya belum menunjukkan masuk waktu maghrib, maka kita belum diperkenankan berbuka.

Tetapi, dalam kebiasaan masyarakat, mereka menjadi adzan sebagai patokan. Untuk itu, tugas dari masyarakat adalah menunjuk orang yang amanah untuk menjadi muadzin.

7️⃣ Berhenti Sahur Jika Sudah Imsak
Waktu dimulainya puasa adalah masuknya waktu subuh. Akan tetapi Rasulullâh SAW mencontohkan untuk berhenti sahur beberapa menit sebelum waktu subuh tiba. Hal ini beliau lakukan dalam rangka berhati-hati.

Hal inilah yang mendasari penamaan waktu imsak. Yaitu waktu disunnahkannya kita untuk menghentikan sahur, sekitar +- 10 menit sebelum waktu subuh tiba.

8️⃣ Maksimalkan Ibadah
Di waktu siang, kita diwajibkan puasa. Sedangkan di waktu malam kita dianjurkan untuk Sholat Taraweh, Witir, dan Tadarrus.

Jika mampu dan memungkinkan, laksanakan taraweh dengan 20 roka’at. Kalau tidak 20, laksanakan semampu kita, semisal 8 roka’at. Catatannya adalah tetap dilakukan dengan 2 roka’at salam.

Adapun witir, laksanakan dengan 3 roka’at. Cara yang paling sunnah adalah 2 + 1. Adapun jika dilakukan langsung 3 roka’at, maka tetap sah.

Tentang membaca Al Qur’an, punyalah target untuk mengkhatamkan Al Qur’an minimal 1x dalam Romadhon.

9️⃣ Dzikir Khas Romadhon
A. Dzikir Sehari-hari
Dzikir ini sunnah kita perbanyak di setiap waktu, yaitu dengan bacaan :

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا الله، أَسْتَغْفِرُ الله،
نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّار (٣x)

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا (٣x)
يَِا كَرِيْم

Asyhadu an lâ ilâha illallâh
Astaghfirullâh
Nas-alukal jannah
Wa na’ûdzubika minan nâr (3x)

Allâhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annâ (3x)
Yâ karîm

C. Dzikir Setelah Witir

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (٣x)
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْح (٣x)
Subhânal malikil quddûs (3x)
Subbûhun quddûsun robbunâ wa robbul malâ-ikati war rûh (3x)

????Bismillah, dengan memperhatikan 9 hal tersebut semoga kita bisa dikaruniakan panjang umur dalam kesehatan, afiyah, taufiq dan hidayah hingga bisa memasuki Romadhon dengan mantab dan penuh berkah !

BuyaSoni Media ????️
FB, Youtube : Buya Soni
IG : @buyasoni @daarulhidayah
Telegram : Buya Soni Official
Website : www.daarulhidayah.com

========= ❁❁❁❁ =========
???? WA Grup Buya Soni
☏ 0853-2335-5549
???? Diizinkan untuk di sebarluaskan