Antara Jarang Ngaji dan Salah Ngaji

Oleh: Gus Ahmad Rifai

الحمد لله رب العالمين، اللّهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه.

Kawan-kawan tercinta, pernah ada salahsatu kawan yang bercerita kepada saya, awal mulanya dia benar-benar tidak paham terhadap agama. Semua dilakukannya atas berdasar apa yang dia inginkan. Dia ingin apa, ya itu yang dilaksanakan.

Alhamdulillah, diberikan karunia berupa keluarga yang berkecukupan, tapi karena “jarang ngaji” sehingga fasilitas tersebut ia gunakan untuk hal-hal yang bisa kita katakan sangat mubadzir, bahkan tergolong kemaksiatan.

Yah, memang jarang ngaji menjadi sebab rusaknya diri kita. Kalau bahasa iklan :

JARANG NGAJI DAPAT MENYEBABKAN BODOH, SERANGAN KEBURUKAN, KEHANCURAN DAN GANGGUAN KEIMANAN DAN KEMAKSIATAN

Alhamdulillah, dalam suatu waktu ia mendapatkan hidayah dari Allah SWT sehingga ia tertarik mengamalkan islam dalam kehidupannya. Untuk mengatasi rasa hausnya terhadap keislaman, ia pun berubah menjadi orang yang sregep ngaji.

Seringlah ia datang ke majlis2 ta’lim, pindah2 lokasi pengajian, ganti2 tempat ngaji, denger2 penceramah, sampai saat ini kemudian ia bercerita :

“Dulu, saya bingung karena jarang ngaji. Sekarang saya tambah bingung karena sregep ngaji”

Ha ? Mungkin kita bertanya kepada dia… tenang, masih ada lanjutannya. Kemudian ia melanjutkan : “Iya, saya tambah bingung karena sregep ngaji. Disini dikatakan bahwa yasinan itu sunnah, disana dikatakan bid’ah. Disini pahala, disana dosa. Disini surga, disana neraka. Disini ganjaran, disana siksaan.” Sampai akhirnya ia mencoba memahami dan ketika itu ia bergumam kepada dirinya sendiri : “Disana ada orang yang sudah mondok selama puluhan tahun, dengan guru yang jelas, jalur ilmu yang runtut, dan memiliki ribuan murid (murid, bukan sekedar jamaah) kemudian disalahkan oleh orang yang gurunya siapa gak jelas, ilmu didapat darimana juga sulit ditelusuri. Ah, dulu aku ini jarang ngaji, tapi sekarang salah ngaji.”

Jangan sampai kita menjadi salah satu dari 2 orang tersebut :

  1. Jarang Ngaji
  2. Salah Ngaji

والله أعلم بالصواب

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here